Friday , 14 December 2018
Home / Opini / Islam Nusantara, Islam yang ramah

Islam Nusantara, Islam yang ramah

Penerokan – Berbicara tentang islam Nusantara, ya..terpikirkan kaum tradisional yang dicap sesat, rentan dengan tahayul. Tapi dibalik itu semua, Islam nusantara adalah adalah islam yang benar benar sejati. Tetap mengusung islamisme yang menjadi rahmat alam semesta tanpa harus lupa jati dirimu, budaya mu, kearifan lokal leluhurmu. Menjadi muslim tak harus mengusung semua yang berbau arab dan menyamakan islam.

Islam mulai berkembang di pula jawa akibat para wali yang berhasil mengakulturasikan antara adat, budaya, tradisi dan islam itu sendiri. bukan berarti ketika kamu mengusung itu, kamu akan di cap pro tahayul, bid’ah atau orang munafik. Jika ukuran kesalehanmu diukur dengan jenggot dan jubah, abu jahal pun demikian. Bukan berarti kita juga harus membenci sesuatu yang identik dengan arab, kita harus menghargai pendapat mereka karena itu hak mereka. Mereka pun tidak harus mencela kita karena kita mengusung prinsip yaitu islam yang bisa berdampingan dengan kearifan warisan leluhur kita asal tidak menyalahi pedoman yaitu kitab suci.

Tapi sayangnya sekarang setelah reformasi, kita menjumpai sekelompok kaum yang mudah memvonis kelompok lainnya dengan sebutan ahlul bid’ah, kuburiyun bahkan sesat.

Bahkan kelompok ini semakin gila dengan menyerang ahmadiyah, syiah, dan mungkin target selanjutnya adalah NU atapun pengusung assariyah. Harus kah kita sebagai mayoritas terus diam membiarkan kesewenang wenangan mereka?

About Abi-J

Abi-J
Abi-J adalah Founder Dan Ceo Penerokan.Com. Penulis Sederhana, Kreatif dan nubi Permanen Yang Mencoba Belajar dan Berbagi

Check Also

Mundurnya Rasa Berbhineka Tunggal ika

Penerokan – Dibalik teror dan Pembunuhan Opini di era orde baru, Kita masih memiliki semangat …